Skip to main content

Posts

Pertanyaan-Pertanyaan

Aku ingin berlari darinya. Pertanyaan-pertanyaan yang terus berputar-putar di relung hati. Ingin kusampaikan padamu. Namun, semuanya hanya mengendap di sudut hati. Membeku dan menyesakkan dada ini. Sesak, mual, perih, pedih. Pertanyaan-pertanyaan yang terus berputar-putar di kepala dengan spekulasi jawaban yang meremukkan hati. “Tidak! Bagaimana aku bisa mengatakan itu akan membuat jiwaku terluka jika aku belum mendengarnya langsung dari bibir mungilmu?”suara hati kecilku bimbang mencari pembenaran. Tanya demi tanya terus mengerumuni, menggerogoti sendi, membuatku lunglai. Sorot mata mereka menyala penuh arti, menertawakan ketidakberdayaanku.  “Apa yang menyebabkan kamu tak sanggup mengatakan kepadanya? Bukankah dia selama ini tak pernah sekalipun mengabaikan setiap pertanyaanmu? Bertanyalah! Percayalah jika dia akan menjawabmu dengan sebaik-baiknya.” Pertanyaan-pertanyaan memberondongiku dengan pertanyaan, menimbulkan pertanyaan baru dalam hati. Semakin menumpuk, menumpuk. Sesak. Ruang …
Recent posts

Sebuah Obituari: Selamat Jalan Koko Ferdie

Apa yang mempertemukan seorang penulis dengan penulis lainnya hingga mereka bisa saling menyapa? Aku kira yang mempertemukannya hanyalah dua hal, buku dan tulisan. Begitulah awal mula pertemanan kita, buku. Berawal dari sebuah event giveaway yang kamu adakan di sebuah website yang kamu dirikan dengan Nikmatus dan akulah pemenangnya. Sejak saat itu aku sering membeli buku yang kamu tawarkan, buku-buku yang sudah tidak muat di rak bukumu. Beberapa di antaranya adalah karyamu. Janji Bunga Matahari, itulah buku pertama karyamu yang aku baca. Buku yang berisi kumpulan cerpen yang telah dimuat diberbagai media ternama, salah satunya Femina. Tulisanmu lembut dan aku menyukai gaya penyampaiannya. Sedang, Janji Bunga Matahari sendiri adalah sebuah tulisan yang bercerita tentang persahabatan anak-anak SMA dengan setting Negeri Sakura. Kamu begitu hidup menuliskannya. Ketika membaca Janji Bunga Matahari, aku bisa merasakan seolah olah berada di Negeri Sakura. Kemudian kita bertukar sapa di Blogmu.…

Penghuni Baru

Jemari-jemari lentikmu menggenggam calon penghuni baru. Ruang sempit ini kamu jejali lagi dengan satu sosok baru. Penghuni baru kali ini ukurannya lebih kecil dibandingkan semua penghuni lama. Meski menambah sesak, namun merupakan kebahagiaan sendiri bagi penghuni lama karena mereka yakin jika akan mendapatkan cerita yang menakjubkan darinya.  Para penghuni ruangan ini mempunyai berbagai macam cerita, berbeda warna dan tentu saja mempunyai latar belakang yang tidak sama sehingga mereka terdampar di ruangan ini. Kamu yang menyatukan mereka di ruang yang jarang kamu sapa. Para penghuni hanya bisa menatapmu, yang sosokmupun jarang mereka jumpa. Meski begitu, di suatu waktu di akhir minggu, kamu akan menghabiskan waktu dengan mereka, itu membuat mereka merasa bahagia karena akan ada kesempatan untuk bersamamu barang semenit saja.  Hari-hari menunggumu, mereka habiskan untuk saling bertukar cerita. Tentu saja kali ini giliran penghuni baru yang harus bercerita. Mereka terdiam menunggu cerita…

Bullying? No way!

Siang ini berita pembullying-an yang dilakukan oleh generasi muda yang masih berstatus mahasiswa dan pelajar menjadi viral di dunia pemberitaan. Satu berita pembullyan yang dilakukan oleh tiga orang mahasiswa di Universitas Gunadarma terhadap salah satu mahasiswa berkebutuhan khusus. Satu lagi berita pembullyan yang dilakukan oleh pelajar kelas enam SD yang di lakukan di sebuah mall di Jakarta, pada saat kejadian masing-masing korban dan pelaku masih lengkap mengenakan seragam sekolahnya. Bullying adalah melakukan penindasan terhadap orang lain dan dilakukan dengan sengaja dengan maksud membuat orang lain menderita. Perlu dipertanyakan mengapa saat ini marak sekali terjadi pembullyan, terlebih dilakukan di kalangan intelektual dan parahnya lagi dilakukan oleh anak-anak yang masih di bawah umur (Pelajar SD). Perlu tindakan preventif dan juga perhatian khusus, mencari akar masalah hingga kejadian ini tidak terjadi lagi di masa datang, minimal mengurangi prosentase kejadiannya. Bullying send…

Untuk Ryan

Tulisanku ini kutuliskan untukmu Ryan, maaf jika tulisan kali ini berbeda. Aku hanya ingin mengabadikan apa yang terjadi diantara kita. Apakah kamu setuju Ryan? Semoga kamu menyetujuinya dan berharap tidak kaget saat membaca tulisanku kali ini. Kita ini mungkin termasuk manusia langka. Apakah kamu ingin bertanya mengapa aku menyebut kita sebagai manusia langka? Karena di dunia yang sudah serba instant ini, bisa aja kita saling bertukar nomor whatsapp atau kita bisa menggunakan aplikasi hangout untuk bertukar informasi dengan cepat. Tetapi tidak, kita lebih senang menggantung cerita, menunggunya sempurna tertulis dalam surat elektonik yang kamu kirimkan kapanpun kamu suka. Dalam setiap surat yang kamu kirimkan, kita menjadi tahu bahwa ada kabar yang saling kita tunggu. Tentu kamu masih ingatkan Ryan? Bahwa surat-surat yang melayang lewat email ini hanya berasal dari sebuah puisi. Ya, puisimu yang berjudul sahabat pena. Dari puisi itulah awal mula persahabatan ini tercipta.
Bolehkah kuaba…

Urombo*

Tubuhmu terlonjak. Jantungmu terdengar berdetak lebih cepat. Hening sejenak. Tangan kananmu mengelus dada berharap debaran jantungmu mereda dengan cepat. Suara hempasan pintu yang dibanting beberapa saat lalu, mengejutkanmu. Beberapa detik kemudian kamu kembali asyik bersamaku. Melintasi batas dan terbang ke dunia lain yang kamu ciptakan. Kembali suara hempasan pintu yang dibanting sangat keras mengejutkanmu. Kali ini bukan saja membuat tubuhmu terlonjak, tetapi membuat jantungmu berdetak berlipat-lipat kali dari sebelumnya, sepertinya nyaris terlepas, wajahmu meringis, mungkin kini terasa nyeri. Kamu tepuk-tepuk dadamu berharap reda. tubuhmu bangkit dengan raut wajah memerah. Membuka pintu ruang kerja, melongok keluar berharap menemukan sosok lain yang telah berani membanting pintu dan membuyarkan konsentrasimu. Nihil. Rumah luas, peninggalan orangtuamu itu terlihat sepi. Tak kamu temukan sosok lain selain dirimu. Kembali kita duduk berhadapan. Kamu reguk segelas air putih yang telah d…

Review Film The Boss baby

Apa yang ada dibenak kita ketika melihat ataupun mendengar kata Bayi. Pasti dalam pikiran kita terbayang sosok yang begitu menggemaskan dan membuat bahagia. Namun, pernahkah kamu membayangkan ada seorang bayi yang tingkahnya sangat menyebalkan, menarik seluruh perhatian orangtuamu, membuatmu tak bisa tidur, licik dan perkasa hingga bisa mengalahkan siapa saja termasuk kedua orangtuamu? Atau melihat bayi ajaib nan cerdas yang sudah bisa berbicara diusia begitu dininya. Jika belum pernah memiliki gambaran sosok bayi seperti ditulis, maka coba tonton film The Boss Baby ini. Film ini berkisah tentang bayi-bayi, bayi-bayi yang sengaja diciptakan oleh sebuah pabrik raksasa bernama Baby corp. Bayi-bayi tersebut diciptakan dengan kualitas dan tujuan tertentu sesuai dengan keperluannya. Ada bayi yang dikelompokkan dalam keluarga manajemen. Inilah bayi-bayi yang akan mengatur bayi-bayi yang lain untuk mencapai tujuan utama sesuai yang telah diprogram Baby corp. Kemudian bayi-bayi itu dikirim ke …