Skip to main content

Posts

SEKELUMIT TENTANG KEMATIAN

www.pixabay.com Pagi ini saya di buat tercenung dengan pertanyaan si bungsu. Tiada angin dan tiada hujan tiba-tiba si kecil bertanya “Ummi, kenapa nenek sudah tua tetapi belum mati?”. Hatiku terperanjat, aku diam seketika. Semenit dalam lengang. Kemudian aku mencoba tersenyum padanya dan ku jawab,”Mati itu kita nggak tahu dik, yang tahu hanya Allah.” Kembali si bungsu bertanya, “Kenapa yang tahu itu hanya Allah mi?” “Karena Allah yang menciptakan kita” . Setiap jawaban ku beri, setiap itu pula pertanyaan baru muncul darinya.

CERITA HARI INI

                      www.oixabay.com                      Selalu ada kebahagiaan dari setiap detik-detik waktumu Jam 21.20 WIB ketika pintu depan rumah ku buka. Hari ini sungguh melelahkan, pulang terlambat dari jam biasanya. Tadi sore sepulang kantor jam lima ada acara perpisahan. Boss department kami yang sudah lebih 12 tahun bekerja diPT ini mengundurkan diri. Dari PT jam 5 .15 menit. kami menuju ke seafood restoran di Jembatan Barelang 1.

MIMPI KOPDAR ODOP

Google image Sobat, beberapa hari ini aku bermimpi. Mimpi itu tidak datang saat sedang tidur. Dia datang dalam angan-anganku. Mimpi in kamu..iya kamu (Ikut-ikutan alay). Kita boleh bermimpikan? Seperti bang Syaiha yang tidak sengaja menuliskan impiannya untuk menikah di tanggal 3 April 2014 tepat di usianya ke 28. Dan Allah mengabulkan 100% dengan hadiah seorang wanita Sholihah nan rupawan. Kembali ke mimpi. Mimpi saya sederhana, mimpi kopdar dengan ODOP 2. Membayangkan bertemu dengan sebuah komunitas yang mempunyai feel yang sama, seolah mengeluarkan energi yang besar hingga membuat saya Pribadi semakin bersemangat untuk menulis. Seperti kata mas Heru #Sing penting nulis perkara salah mburi. Ya betul, menulis dulu, BW ke blog teman-teman dulu. Dengan begitu setiap hari kita bisa terus belajar-belajar untuk memperbaiki diri. Dalam kopdar itu di bayangkan bagaimana bertemu dengan Kepak-kepak Sang garuda. Kira-kira Kepak-Kepak sang garuda ini seluas apa sayapnya? Juga ng...

BEN

www.blog.bhaktiutama.com  Selalu ditatapnya Gadis berjilbab biru rapi. Entah sejak kapan matanya selalu mengikuti gerak-geriknya. Gadis itu selalu melewati koridor ini. Setiap jam berdentang Sembilan kali atau justru hanya satu kali. Ben selalu di tempat sama, Smoking area . Gadis itu berjalan merunduk dengan beberapa buku di dekapannya, seolah takut buku itu terlepas dari pelukannya. Ben tahu tempat yang di tuju. Ben selalu di tempat yang sama dan Gadis itu selalu dengan keadaan yang sama saat lewat di hadapannya. “Hi gadis, mau kemana” usilnya suatu siang Gadis itu menghentikan langkahnya. Menoleh sesaat kepada Ben yang menatapnya tanpa ekspresi. Sebatang rokok terselip di jemarinya. Asap mengepul dari mulutnya. Gadis berkerudung biru merunduk dan diam membisu. Kakiya setengah berlari meninggalkan Ben yang semakin kuat menghisap rokoknya. Ben tak mengerti, mengapa masih ada gadis seperti itu. Menghabiskan waktu dengan buku. Diedarkannya pandangan, ketika matanya me...

FRIDAY STORY

lucusob.blogspot.com Hari Jumat adalah hari yang selalu ku tunggu. Rasa bahagia dan penuh semangat menyelimuti jiwa raga ini ketika hari itu datang. Alasannya tentu karena besok adalah hari libur. Seharusnya bukan hari jumat saja aku merasa bahagia dan semangat, pun di hari lain-lainnya. Pagi ini si bungsu tidak rewel, karena dia sudah tahu jadwal libur umminya. Hari ini ada janji dengan si Bungsu jika nanti sore saya akan mengajaknya ke studio foto. Cetak foto sebagai salah satu persyaratan Si Bungsu masuk TK, dan tanggal 2 April’16 besok adalah jadwalnya. Setelah meningalkan Si Bungsu dengan Budenya, saya berboncengan dengan suami berangkat ke kantor. Kebetulan satu arah, meski suami memerlukan waktu sekitar 15 menit menuju kantornya yang berada di pusat kota Batam. Jam menunjukkan pukul 7.50 Wib ketika jemariku menyentuh mesin Clock.. Perlu melewati 80 tangga menuju lantai empat tempat ruanganku berada. Sudah 3 tahun lebih saya melewati 80 tangga ini. belum dikal...

MENULIS MEMBACA DAN MENULIS LAGI

Tulisan bang Syaiha Klik Disini  , seperti palu menghantam kepalaku. Kok bisa? Dialog di bawah ini jawabannya: A       : “Apa hobimu? Apa cita-citamu kelak? Saya : “Hobi saya menulis dan membaca. Dan cita-cita saya kelak menjadi penulis yang karya-karyanya menginspirasi pembaca dan para pencinta buku” A       : “Jadi untuk mencapai cita-citamu, apa yang kamu lakukan sekarang?” Saya  :” Ya saya menulislah” A        : “Berapa menit waktu yang kau habiskan untuk menulis atau membaca dalam sehari? Apakah kamu selalu konsisten menjaga jadwal menulismu setiap hari sesibuk apapun” Saya : Merenung dan terdiam lama. Dari pertanyaan terakhir saya sendiri justru kesulitan menjawab. Padahal cita-cita itu saya sendiri yang mengukirnya dan saya sendiri lah yang seharusnya berusaha meraihnya. Dan salah satu syaratnya adalah konsisten menulis setiap hari. Dikomunitas ODOP sendir...