Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2016

SENANGNYA MEMBACA

Perpustakaan Soeman HS Pekanbaru Sumber : Google  Aku sangat iri dengan R a ni, selain baik hati R a ni juga pintar. Aku sangat heran ketika R a ni selalu bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ibu guru tadi tentang Dinosaurus, padahal soal yang di tanyakan tidak di bahas dengan gamblang di buku pelajaran tetapi R a ni bisa menceritakannya dengan detil. Ah, aku harus tahu kenapa? Ketika aku bertemu di dekat pintu gerbang, aku beranikan diri bertanya.

WANITA HARUS PANDAI MEMASAK?

www.ekalagiselalueka.blogspot.com  Saya jadi terinspirasi menulis lagi setelah membaca tulisan Bang Syaiha tentang ”Ragu menikah karena calon istri tidak bisa memasak”. Padahal saya tadi siang sudah menulis, tetapi tulisan itu gaje. Karena saya waktu itu yah pengin nulis saja.         Kembali ke istri yang tidak bisa memasak. Saya jadi tersenyum simpul mengingat diawal-awal pernikahan dulu. Saya di bilang juga hanya bisa memasak yang standard-standard saja. Standard-standard nya masakan orang jawa di kampung ya tumisan sederhana. Bawang merah, bawang putih dan cabe merah dipotong tipis-tipis siap di tumis dengan apapun. Misal contoh bumbu yang telah diiris tipis-tipis tadi ditumis dengan tempe dan daun melinjo.Lauknya telur dadar, sudah lah jadi masakan lezat. Itu menurut lidah saya.

MUHASABAH

www.ilhamaristanto.com Sobat, Bagi kebanyakan orang dunia memang tempat yang sangat mengasyikkan . Semua yang ada di dalamnya begitu menggiurkan. Baik berupa harta, tahta maupun para wanita yang cantik jelita. Tapi jika kita hanya memperhatikan keindahan  dunia, maka diri kita akan terlena. Apa maksudnya? Dunia ini hanyalah sementara. Kita hidup di muka bumi. Bagaimana orang yang sedang berkelana? Lalu, kemana tujuan utama kita? Ialah akhirat, tempat yang     paling kekal nan abadi.  Jadi, berhati-hatilah terhadap godaan dunia. Sebab perhiasan dunia hanya tipuan belaka  yang hanya akan melengahkan kita dari mengingat Allah SWT.

ZINA,MUTILASI DAN PERINTAH ALLAH

www.kikysains5351.wordpress.com Masih ingat pembunuhan yang di lakukan seorang Agus kepada kekasihnya Nur Atikah beberapa hari yang lalu? Dan lebih kejamnya lagi kekasihnya itu di mutilasi dan potongan tubuhnya di buang di tempat sampah. Agus adalah seorang yang sudah memiliki istri dan mengaku bujangan ketika berkenalan dengan Nur Atika. Sedangkan Nur Atika seorang janda beranak dua. Mereka sama-sama bekerja di rumah makan padang di Cikupa. Berawal dari SMS hingga kemudian mereka merajut asmara dan tinggal serumah. Dari kejadian ini kita bisa menilai betapa ajaran islam begitu menjaga martabat wanita. Islam telah mengatur bagaimana wanita berhubungan dengan lawan jenisnya. Ada juga batasan-batasan mahrom yang sudah di tentukan dalam Islam. Islam juga telah melarang adanya pacaran, karena sesungguhnya pacaran dalam islam itu hanyalah mendekati zina dan kemudian memang terjerumus kedalam Zina yang lebih dalam.            

BELAJAR DARI CINTA ANAK-ANAK

www.kartundakwahislam.blogspot.com Perasaaan akan menjadi sendiri itu mungkin sudah di rasakan si bungsu. malam kemarin kami berbincang-bincang. Aku dan ke tiga anak-anakku. ketika aku mempertanyakan kesiapan anakku yang pertama untuk melanjutkan SMPnya di pesanten tahun depan.Ya, aku harus benar-benar memastikan jika keinginanya untuk melanjutkan ke pesantren memang benar-benar dia sadarai, bukan karena paksaan dari saya. meski memang pada awalnya Si sulung sempat nego sama saya untuk memasukkanya kesekolah yang pulang di hari yang sama. tetapi kemudian saya jelaskan kepadanya untung ruginya antara sekolah yang balik hari dengan sekolah pesantren. hingga kemudian dengan kesadarannya sendiri si sulung sanggup saya sekolahkan di pesantren. Memilih si sulung untuk memasukkannya ke sekolah pesantren bukanlah juga keputusan mudah. itu berarti saya dan adik-adiknya harus berpisah dengan dia untuk kurun waktu tertentu. ketika memperbincangkan masalah melanjutkan kesekolah pesantre

HONEYMOON

Sumber:Google Sudah jam sebelas lewat 20 menit, tapi tulisan belum juga ada endingnya. Akhirnya putar haluan untuk menulis kisah 12 tahun lalu. Honeymoon? Jika kita mendengar kata honeymoon pasti kita akan langsung teringat dengan pasangan pengantin baru. Sebenarnya kenapa orang menyebutnya sebagai honeymoon itu saya kurang paham dan juga belum tanya mbah google, apalagi melakukan penelitian. Honey= madu, moon=bulan. Jadi apakah setelah menikah itu terus ke bulan untuk mengambil madu atau bulan itu jadi serasa sarang madu, saya belum paham. Ataukah rumah mereka seperti sarang madu? Berarti pengantin barunya lebah ya? Embuhlah, sepertinya nggak perlu di bahas ini.

TENTANG CINTA

      www.pixabay.com         Tidak akan pernah habis jika kita berbicara tentang cinta. Bahkan hati kita menghangat ketika mendengar orang lain menyebutnya. Sekelebat bayang orang yang pernah atau sedang mengisi relung hati  tiba-tiba hadir di pelupuk mata kita. Dan senyum kecil   kemudian akan menghias bibir kita.               Yang menjadi pertanyaan adalah siapakah yang kita ingat pertama kali ketika kata cinta itu kita dengar? Apakah dia sang mantan? Apakah dia sang gebetan? Apakah dia orangtua kita, saudara-saudara kita?             Cinta memang sebuah kata ajaib, kita sering mengatakan cinta, tetapi kita tidak pernah tahu wujudnya seperti apa. Cinta hanya bisa kita rasa dan kita ungkapkan dengan perbuatan sebagai wujud ekspresi dari rasa cinta itu kepada yang kita cinta.             Sebagai contoh ketika rasa “cinta” itu tertuju kepada “seseorang”, maka kita akan lebih sering mengingatnya, selalu rindu padanya, akan selalu merasa bahagia bila berjumpa de

TITIP RINDU BUATMU

www.pixabay.com Sebuah panggilan berdering di hapeku. Ketika Aku masih bergelut dengan selimut dan mimpi waktu itu. Namun instingku seolah berkata bahwa itu bukan panggilan biasa. Waktu subuh baru saja usai. Beberapa bapak-bapak berpakaian koko dan bersarung lewat silih berganti   di depan rumah. Ku tatap langit yang cerah meski hatiku tertutup mendung kelabu. Sebuah bintang yang bersinar terang masih terlihat jelas di sana. Itukah bintang kejora? Lamunanku di hentikan dengan datangnya mobil taxi pesananku. Aku segera bergegas masuk kesana. Taxi melaju pesat membelah jalanan, seolah tahu jika aku ingin segera sampai bandara Sultan Syarif Qasim. Burung besi mengantarkaknku menuju kota kelahiranku Yogyakarta. Aku mengangguk ketika seorang   lelaki paruh baya menawarkan taksi untuk ku tumpangi di pintu kedatangan Bandara Adisucipto. Kembali taksi membelah jalanan yang padat menuju istanaku. Hingga tiba di jalan tak beraspal, yang selalu ber lumpur jika hujan lebat mendera

LUKA

www.pixabay.com Aku belum tahu maknanya Ketika Tuhan mempertemukanku kembali denganmu Satu dasawarsa lebih telah berlalu Ketika ingatanku pun sudah luruh melupakan bayangmu Hingga ketika waktu Tanpa sengaja mempertemukanmu lagi Tiba-tiba hatiku tersayat kembali Kamu tahu rasanya hati yang terluka? Seperti luka kulit kita yang permukaannya sembuh Tetapi tetap meninggalkan parut dikulit ari nya Bahwa luka itu tak pernah sembuh sesungguhnya Ah aku tidak menampik takdir Hanya caramu yang membuatku getir Aku sudah tahu kini Takdirku lebih baik dari yang ku kira Meski luka itu sedikit terbuka Dengan mempertemukanmu Begitulah cara Tuhan menyembuhkan lukaku Karena aku kini tahu siapa dirimu #ODOP menulis setiap hari #Aku nggak berhasil nulis analogi

BENTANGAN WAKTU

www.pixabay.com Sore itu, ketika senja terlihat keemasan aku duduk di bangku panjang lobi kedatangan Bandara Hang Nadim. Duapuluh menit lagi pesawatmu mendarat. Berulang kali mataku beralih antara layar display dan layar HP. Nama pesawat yang kau tumpangi kini berada di urutan teratas, menandakan bahwa sebentar lagi pesawatmu akan mendarat.             Hatiku rasanya tak sabar menanti pertemuan ini. Enam tahun yang lalu terakhir aku mengunjungimu. Rinduku membuncah di dada. Meski jarak yang terbentang ini selalu terikat oleh deringan telpon di akhir minggu. Berjam-jam menghabiskan waktu berbincang denganmu tentang masa lalu, tentang keadaanmu di sana sekarang, tentang tetangga-tetangga kita, tentang teman sepermainanku, tentang nasehat-nasehatmu. Serasa tidak cukup waktu untuk membahasnya.            

KUNANG-KUNANG

Membaca blog mbak Ciani Limaran saya merasa tergelitik. Menelisik diri kembali. Berawal dari niat diri untuk membumikan semangat menulis setiap hari akhirnya bergabung dengan gru p ODOP. www.pixabay.com

GAPTEK DENGAN MEDIA SOSIAL?

www.pixabay.com   Beberapa hari lalu saya membaca status teman di FB yang menyatakan bahwa temannya bersyukur jika dulu memutuskan untuk memilih Gaptek dari segala Media sosial. Saat itu saya berfikir, benarkah kita harus gaptek dengan media sosial? Mungkin bisa jadi benar adanya pendapat kawan saya tersebut karena mungkin dia mempunyai alasan tertentu dengan memutuskan untuk menjadi gaptek dari media Sosial.

KAMU DAN PELANGI

www.pixabay.com Kamu seperti pelangi itu Membentang indah di ujung cakrawala Memberi warna dalam hidupku Membuat hatiku ingin menggapainya Namun ketika ku berlari untuk menggapai pelangi itu Jalan itu tak pernah berujung Dan pelangi  tidak ku temukan di sana Kemudian ketika ku berhenti sesaat Untuk memastikan bahwa pelangi yang indah masih membentang disana Ketika kusadari pelangi perlahan-lahan memudar warnanya Hingga kemudian hilang tanpa jejak Hatiku luruh Karena keindahan warna pelangi masih melekat erat di hatiku Kehadiranya pun masih ku nanti Meski hanya sesaat dan entah kapan terjadi #ODOP menulis setiap hari

TENTANG SONYA DEPARI

Beberapa hari yang lalu dan bahkan hingga hari ini laman facebook saya selalu muncul laman tulisan tentang Sonya Depari. Sonya Depari mendapat sorotan publik dan banyak menuai kecaman dan di bully para netizen di media social karena telah berani mendamprat seorang Polwan yang berusaha menilangnya. (Posmetro.com/7 April 2016) Sekelompok siswi Medan, jadi perbincangan hangat di jagad maya Indonesia. Konvoi mereka usai UN di pusat kota Medan Rabu (7/4/2016) lantas di cegat polisi untuk di tilang, serta balik mengancam sambal membawa nama-nama beking Jenderal hingga jadi boomerang. Cerita berawal saat Ipda Perida melihat mobil Honda Brio berwarna hitam bernomor polisi BK 1428 IG melintas di jalan Sudirman, Kota Medan, dengan pintu belakang terbuka ke atas.  Sang Polwan Cantik langsung menghentikan mobil mungil berisi tujuh penumpang itu. Saat di interogasi, seorang siswi balik mencak-mencak sambal mengaku anak Irjen Arman Depari, Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nas

SEKELUMIT TENTANG KEMATIAN

www.pixabay.com Pagi ini saya di buat tercenung dengan pertanyaan si bungsu. Tiada angin dan tiada hujan tiba-tiba si kecil bertanya “Ummi, kenapa nenek sudah tua tetapi belum mati?”. Hatiku terperanjat, aku diam seketika. Semenit dalam lengang. Kemudian aku mencoba tersenyum padanya dan ku jawab,”Mati itu kita nggak tahu dik, yang tahu hanya Allah.” Kembali si bungsu bertanya, “Kenapa yang tahu itu hanya Allah mi?” “Karena Allah yang menciptakan kita” . Setiap jawaban ku beri, setiap itu pula pertanyaan baru muncul darinya.