google search Zaman kecilku bisa disebut zaman old . Zaman di mana belum ada gawai. Yang ada hanya anak-anak berkumpul di tanah kosong selepas pulang sekolah, bermain gobak sodor, main engklek, main cublak-ublak suweng, main petak umpet, main dakon dan masih banyak lagi permainan yang bervariasi setiap harinya yang dilakukan hingga sore menjelang magrib. Setelah puas bermain kita sholat magrib di mushola kemudian dilanjutkan mengaji hingga isya. Dulu, di kampung kami yang punya televisi hanya satu orang, mbah Imam, salah satu orang yang paling kaya saat itu. Setiap malam minggu kami berkumpul untuk nonton siaran televisi hitam putih hingga acara televisi selesai. Waktu itu saluran televisi yang ada hanyalah TVRI. Jika dibandingkan dengan acara televisi zaman sekarang, waduh, pasti acaranya membosankan sekali. Tapi saat itu, menonton televisi bersama-sama merupakan suatu kebahagiaan tersendiri dan merupakan acara istimewa yang ditunggu-tunggu. Zaman kecilku juga dihiasi kena...
Mari menari bersama kata-kata dan imajinasi