Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Celoteh

Kenangan Zaman Old

google search Zaman kecilku bisa disebut zaman old . Zaman di mana belum ada gawai. Yang ada hanya anak-anak berkumpul di tanah kosong selepas pulang sekolah, bermain gobak sodor, main engklek, main cublak-ublak suweng, main petak umpet, main dakon dan masih banyak lagi permainan yang bervariasi setiap harinya yang dilakukan hingga sore menjelang magrib. Setelah puas bermain kita sholat magrib di mushola kemudian dilanjutkan mengaji hingga isya. Dulu, di kampung kami yang punya televisi hanya satu orang, mbah Imam, salah satu orang yang paling kaya saat itu. Setiap malam minggu kami berkumpul untuk nonton siaran televisi hitam putih hingga acara televisi selesai. Waktu itu saluran televisi yang ada hanyalah TVRI. Jika dibandingkan dengan acara televisi zaman sekarang, waduh, pasti acaranya membosankan sekali. Tapi saat itu, menonton televisi bersama-sama merupakan suatu kebahagiaan tersendiri dan merupakan acara istimewa yang ditunggu-tunggu. Zaman kecilku juga dihiasi kena...

Pahlawan ku

www.pixabay.com Bagimu, siapakah pahlawan itu ? Boleh saja kalian sebut pahlawan itu adalah mereka yang telah berjasa pada negara, membebaskan negara dari para penjajah. Boleh juga kalian bilang jika mereka yang mengharumkan nama bangsa adalah pahlawan. Atau seperti biasa boleh saja saja kamu sebut ibu dan bapakmu sebagai pahlawan, karena telah berjasa mengantarkanmu hingga ke gerbang kesuksesan. Semua itu tidak ada yang salah. Semua benar. Pahlawan itu selalu memberikan jasanya tanpa pamrih. Orangtua dengan kasih sayangnya tak terkira membawa kita menjadi orang-orang yang sukses tanpa mengharapkan balas jasa.   Namun, bagi saya pribadi pahlawan itu ada di dalam diri kita sendiri. Kita yang setiap hari melawan nafsu yang selalu berkecamuk di dalam diri. Kemalasan, Kebencian, kemarahan, rasa iri dan dengki dan sifat-sifat lain. Setiap hari dalam diri bergulat melawan nafsu itu. Sekali dua, mungkin mampu. Terkadang diri juga tak mampu hingga nafsu itu berkecamuk da...

Refleksi Kelas Fiksi : Cinta Tak Bertepi

google search Cinta? Apa sesungguhnya cinta itu? Aku sendiri tidak bisa mendefinisikannya, hanya rasa itu membelengguku untuk tetap tinggal. Meski terkadang ada keinginan untuk pergi. Namun, rasa itu yang tetap membawaku kembali. Inilah ODOP. Inilah kelas Fiksi ODOP, sebuah tanggung jawab baru. Di mana rumah kecil keduaku, tempat aku menghabiskan waktu di antara selipan waktu di dunia nyataku. Kukatakan semuanya kujalankan dengan rasa sepenuh cinta, meski pada kenyataanya cinta saja tetap tidak cukup memberikan semuanya hingga kemudian kita semua akan besorak dan berteriak mengucapkan satu kata “Sempurna”. Kelas fiksi ODOP, di sinilah rumah kecilku. Di mana aku hanya bisa menghidangkan apa yang bisa kuramu. Meski aku tahu masih banyak hal yang harusnya bisa kupersembahkan demi kebaikan kalian semua, anak-anakku, saudara-saudaraku. Namun semuanya kucatat dalam pikiranku. Suatu hari nanti, aku berjanji memberikan yang seharusnya ketika aku mampu. Seperti ketika anak-anakku me...

Selamat Berbahagia

Mendengar berita yang kamu sampaikan kepadaku beberapa waktu lalu, bergetar hatiku. Benarkah itu? Takdir Tuhan yang membuatku semakin yakin akan kuasa-Nya. Mataku merebak, airmata merembes di kelopak mata. Kebahagiaan yang membuncah benar-benar menyelusup setiap aliran darah. Siang itu kamu sampaikan undangan pernikahanmu. Wanita di seberang yang telah menjadi pilihanmu. Jarak memang tak ada lagi yang tersisa di jaman serba canggih ini. Meski aku telah mendengar berita ini jauh-jauh hari sebelumnya, namun, mata kembali merebak. Ini semua nyata, bukan gossip seperti biasanya. Namamu dan namanya tertera di sana. Bahagia tak terkira. Terlebih menatap foto-foto pernikahanmu yang terlihat begitu sempurna. Barokalloh…barokalloh…bisik hatiku lirih. Ketika hari itu, 23 Desember 2017 kamu mengucapkan akad dan buku coklatmu bersanding dengan buku hijaunya, yang itu pertanda bahwa kamu telah melepas jangkar dan bersiap mengayuh bahtera. Aku di sini hanya bisa berdoa, Barok...

Dariku Untukmu

         source : www.pixabay.com           Malam itu langit penuh bintang dan bulan yang bentuknya belum sempurna ikut menghiasnya, menyaksikan umat-Nya mengumandangkan takbir di setiap penjuru masjid. Namun, takbir itu tidak bisa mengubah hatiku yang kosong saat kata pamitmu bergemuruh di setiap rumah yang kamu singgahi. Aku hanya bisa mematung memandangmu. Takbir itu tidak bisa mengubah, rasanya masih sama seperti beberapa hari sebelumnya, kosong. Rasa yang akhirnya memenjarakan jemariku untuk merangkai cerita meskipun beribu-ribu kata berdesakan di kepala, seolah protes karena mengurungnya begitu lama.           Kehilangan seseorang yang kita cintai menimbulkan rasa sakit yang serupa dengan ditusuk seribu jarum di bola mata. Rasa sakitnya begitu hebat, sampai kita tidak bisa bergerak, dan bahkan bernafas pun terasa sulit (1)         ...

Goldenways

sumber:www.kartun.co Selalu ada goldenways setiap kita bersama. Kita duduk berdua, kemudian mulutmu berbuih menceritakan perjalananmu ke berbagai negara. Aku tak pernah menganggap sombong ketika kamu menceritaka setiap perjalananmu, karena justu dari kamulah aku bisa berjalan-jalan ke berbagai negara dan membayangkan betapa amazing nya andai kita bisa mengenal budaya dari berbagai negara secara langsung. “Kamu tahu berapa ukuran sewa tanah di negeri korea untuk tanah seluas bujur tubuh kita?”. 500 ribu, terkaku. Kamu menggeleng. Satu juta duaratus, terkaku lagi. Kamu menggeleng. Sepuluh juta, kamu menjawab sambil menatapku jenaka. Mulutku ternganga. Kamu mengangguk pasti. “Rencanakanlah perjalanan ke negeri-negeri orang. Kamu akan belajar banyak dari setiap perjalananmu,” nasehatmu kemudian. Travelling adalah impianku. Tapi membayangkan gajiku yang tidak seberapa, aku bisa menghitung uang tabunganku dalam setahun. “Mengenal budaya negara lain lewat bacaan itu bagus, tap...

Lebaran Kali Ini

www.kumpulandoa.my.id Lebaran kali ini banyak sekali memberikan pelajaran bagi saya. Kebetulan lebaran kali ini saya habiskan di rumah sendiri yang biasanya saya habiskan di rumah kakak ipar di Tanjung Pinang. Ucapan syukur yang tiada terkira bahwa Allah telah memasukkan saya menjadi bagian dari umat-Nya, sehingga saya bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri. Berkunjung ke tetangga, teman dan sanak saudara merupakan kebahagiaan tersendiri dan selalu memberikan pelajaran setelahnya. Pada kenyataannya jika kita sadari bahwa ketika keluar rumah, melihat dunia sekitar, maka seharusnya tidak perlu ada lagi keluh kesah yang keluar dari mulut kita. Bahwa ternyata Allah telah menganugerahkan kepada kita begitu banyak kenikmatan. Bagaimana tidak? Ini mungkin contoh sederhana ketika di suatu rumah yang kita kunjungi, entah itu teman ataupun tetangga, jamuan kuenya begitu sederhana, terasa aneh di lidah. Sedang di rumah kita, aneka kue lezat terhidang dan hingga kini masih utuh belum tersen...

Lebaran Hari Pertama

sumber:www.kumpulandoa.my.id Allohu akbar…Allohu akbar...Allohu akbar… Takbir kemenangan mengalun dari setiap penjuru. Ketupat, opor ayam, rendang, sambal teri dan sotong cabe hijau telah terhidang di meja makan. Kerupuk udang berdesakan memenuhi toples besar berwarna ungu. Anak-anak berdiri gelisah di halaman. Baju putih yang mereka kenakan menyiratkan kesucian hati yang terkadang lebih sering meyentakkan nurani kita. Kaki berjalan berarak menuju masjid yang tak jauh dari rumah. Kotak besar bertuliskan “Kotak Amal Pembangunan Masjid” menyambut kedatangan jamaah di pintu gerbang masjid. Senyum ibu-ibu panitia perayaan sholat Idul fitri menyambut kami. Tangan terulur merekatkan hati yang bahagia. Tikar plastik terbentang luas di halaman masjid. Aku dan anak gadis duduk di shaft paling depan, shaft untuk barisan perempuan. Masjid masih belum terlalu padat.  Bibir kami bertakbir mengikuti bilal yang memimpin mengumandangkan takbir menunggu saat sholat Ied akan ditegakkan...

Ada Apa Denganku?

“Kamu hanya butuh sentuhan bahagia agar bisa menuangkan apa yang telah menajdi ide di kepalamu. Ya, sentuhan bahagia. Dibubuhi bumbu ketenangan batin, pasti tulisanmu akan semakin hidup,” katamu ketika aku mengatakan jika aku mampu menyelesaikan cerpen sejumlah enam lembar dalam waktu sekali duduk. Tapi kini aku tidak seperti itu. Sejak pagi tadi, sudah empat lembar tulisan yang kutulis ulang, tetapi tidak mampu kuselesaikan. Padahal, alur cerita sudah ada di dalam kepala. Aku sudah mempunyai tokoh, aku sudah mempunyai setting , aku sudah mempunyai ending , yang seharusnya jemariku dengan lincah akan merefleksikannya dalam sebuah tulisan. Tapi kenyataannya gagal dan gagal lagi. Padahal setiap lembar yang kutulis sudah berjumlah sekitar 263 kata. Itu berarti sudah cukup banyak untuk sekali postingan dalam blog. Membaca buku-buku terbitan divapress dan basa basi yang baru hari jumat kemarin kuterima, namun tidak mampu memberikan suntikan ide dan semangat untuk menyelesaikan t...

Sebuah Tulisan Tak penting

www.pinterest.com Senja itu setan pulang ke tempatnya, melaporkan hasil usahanya pada sang komandan. “Petang komandan, saya mau melaporkan hasil kerjaku hari ini.” “Ok, Silahkan. Apakah kamu mendapatkan hasil yang maksimal?” “Seperti perintah komandan tadi pagi, saya cukup berhasil mengganggu manusia, komandan. Pagi saya bersekongkol dengan sebuah barang petak, yang saya lihat, semua orang enggak pernah terlepas darinya.” Setan terdiam, menarik nafas, seolah persiapan untuk melanjutkan cerita panjang yang sudah menari-nari di dalam benaknya. “Lanjutkan Setan Gadgetious!” “Nah, saya bersengkokol dengan barang berbentuk petak itu, untuk menggoda manusia lebih lama dan berhasil.” “Terus apa yang dilakukan manusia-manusia itu dengan barang petak yang kamu ajak bersekongkol?” “Ah, hari ini saya menggoda seorang manusia saja komandan.  Dia asyik ngobrol lewat barang petak itu. Nah, pas adzan berkumandang, si petak milik saya membisikkan kata-kata indah kepada manusia ...

APRILICIOUS

www.pinterest.com April. Kamu datang begitu cepat. Mengganti Maret yang penuh cerita tentang hati yang dikerat. Namun, April memberiku tawa, dua tanggal merah terpampang di sana. Itu artinya, akan ada minggu-minggu yang tak genap. Minggu-mingu yang tak genap, berisi pekerjaan berat. Aku bisa tertawa dan menyanyi syalalalalala. Bahagia. April. Kamu datang begitu cepat. Mengganti Maret yang penuh cerita oleh luruhnya semangat. Almanak tetap mengukirmu untuk diingat sebagai bulan ke empat. Apa jadinya jika April di hapus dari almanak? Banyak orang yang akan menangis, mungkin menangis karena kehilangan kenangan. Mungkin juga menangis karena tak bisa gajian, karena April menghilang dari peredaran. April. Kamu datang begitu cepat. Mengganti Maret yang penuh cerita tentang hati yang dikerat oleh rasa cinta yang berkarat. Maret tersingkir, April datang. April tersingkir, Mei datang. Mei menghilang, Junipun menggantikan. Begitu seterusnya, hingga kemudian bertemu lagi dibulan yang...

JANGAN UPDATE STATUS

Pagi masih belum terlihat, subuh baru saja usai. Suami mengeluh jika perut sebelah kanannya begitu melilit. Suami tidak bisa bangun saking menahan sakitnya. Saya coba llumuri dengan minyak but but untuk meredakan sakitnya tetapi tidak ada perubahan. Hingga satu jam kemudian perutnya semakin menjadi akhirnya diputuskan untuk membawanya ke UGD di salah satu rumah sakit di kawasan Muka kuning. , sesuai rujukan kartu BPJS perusahaan. Begitu selesai segala pemeriksaan dan mengurus segala administrasi, saya menghampiri suami yang terbaring di ruang pemeriksaan untuk menuntunnya pulang. Waktu suami melihat Handphone ditangan kiri saya seketika beliau berucap penuh tekanan, “Jangan updated status di FB ya”. Maksud beliau agar saya tidak membuat status jika saat ini beliau sedang sakit dan sedang berada diumah sakit. Seketika saya tertegun, tapi justru kemudian tertawa terpingkal-pingkal. Suami saya takut jka saya alay seperti (mungkin) beberapa teman di FB. Beliau memang puya F...

TAMPAR SAJA

www.quotesgram.com Jika saya ditanya sama orang, mana yang lebih saya takuti antara Tuhan dengan boss saya? Tentu saya akan menjawab dengan lantang dan mungkin dengan dada membusung kemudian mulut saya akan berteriak dengan lantang dan berkata, Tuhan. Benarkah begitu? Ya dong. Berani sekali orang yang menduakan Tuhannya, begitu mungkin batin saya berkata. Hmm benarkah, yakinkah? Sekali lagi dia bertanya. Benar, yakin. Tuhan itu nomor satu yang wajib kita patuhi. Dia yang menciptakan kita, bisa kualat orang yang menduakan Tuhannya. Mungkin saya akan menjawab begitu dengan yakin. Namun tanpa saya sadari, saya sering menduakannya. Ketika hari hari saya disibukkan dengan pekerjaan kantor dan tumpukan tugas yang padat, tak terasa waktu begitu cepat berlalu. Istirahat siang yang kemudian seharusnya bisa dilanjutkan dengan sholat dhuhur, lebih sering tertunda. Dengan alasan perut masih kenyang setelah menghabiskan makan siang, di perparah dengan flesibelnya kami bis...

KLIK YANG MENGUBAH SEGALANYA

Dua hari ini grup kepenulisan yang saya ikuti justru lebih seru membahas tentang masalah jodoh dibandingkan dengan tema kepenulisan itu sendiri. Kenapa sih jodoh selalu asyik untuk di bicarakan? Bahkan bagi yang sudah menikah pun selalu bersemangat membahas masalah jodoh ini. “Siapa tahu di grup ini ada anggota grup yang lalu klik dan berjodoh”. Ini doa seorang teman yang mendoakan teman satu grup yang sudah siap menikah dan belum dapat pendamping hidupnya. “Kalau ada calon yang klik. Insya Allah saya siap menikah.” Ini kalimat jawaban teman saya yang saya tanya, apakah dia sudah siap menikah. “Tentang syarat yang harus dipenuhi itu, itu bisa saja berubah jika ketemu Ikhwan yang klik dan dia yakin.” Ini nasehat senior saya dari sebuah usaha perjodohan teman saya yang tidak berlanjut. Saya mendegar kata klik ini dalam watu yang berdekatan. Klik ini menandakan bahwa hati seseorang sudah ada rasa terpaut kepada calon nya. Ketika seseorang akan menikah dan belum mempu...

KETIKA KOST-KOSTAN ODOP MEREDUP

www.pixabay.com Dua hari ini kost-kostan ODOP sepi d an halaman rumahnya tampak redup. Sepertinya para penghuninya sedang kecapekan, atau jangan-jangan mereka lagi pulang kampung. Padahal biasanya kost-kostan ODOP ini ramai sekali. Bahkan hingga tengah malam ada saja saja yang di bicarakan. Mulai dari film, membicarakan tentang cerpen, tentang hati yang galau dan ada juga adegan srimulat antara mak beti sama sama anaknya si beti. Namun dua hari ini tampaknya banyak anak-anak kost ODOP yang kecapekan. Maklumlah, penghuni kost-kost an ODOP ini kan beragam. Dari anak SMA, anak kuliahan, karyawan tulen baik swasta maupun PNS, karyawan yang nyambi kuliah, ibu-ibu rumah tangga, ibu-ibu rumah tangga yang nyambi kerja, dan bapak-bapak rumah tangga. Kalau bapak-bapaknya sudah pasti kerja lah ya. Padahal meskipun dari berbagai macam profesi itu jika mereka sedang bersatu semuanya bisa nyambung dan klop deh. Rasa-rasanya kost-kostan ODOP ini yang paling rame dan nggak akan ada...

TENTANGMU, MY AMAZING ODOP GROUP

Sudah lebih dari enam bulan saya bergabung dengan ODOP. Sebuah grup kepenulisan yang digagas oleh Bang Syaiha. Banyak hal yang saya dapat dari grup ODOP ini, salah satunya adalah mendapat keluarga baru yang menyenangkan. Awal bergabung dengan ODOP saya hanya ingin terlecut untuk bisa menulis setiap hari. Secara ODOP punya tantangan tiap minggunya dan di wajibkan posting tulisan setiap hari di blog. Grup ODOP ini hanya melatih kamu untuk selalu konsisten untuk menulis setiap hari. Apakah yang sudah bergabung ini tetap konsisten menulis setiap hari? Tentu tidak. Tidak semuanya konsisten menulis setiap hari. Kita pun perlu maklum, setiap anggota punya kesibukan dan prioritas sendiri. So bagi yang belum bergabung dengan ODOP jangan muluk-muluk berharap. Berharap kelak langsung menjadi penulis keren setelah bergabung di dalamnya. Jadi kamu nggak jadi ikut gabung ODOP? Itu kembali pada diri kamu sendiri. Namun bagi saya pribadi grup ODOP ini very amazing. “ Masak ...

CERITA YANG MEMBUAT JATUH CINTA

Koleksi pribadi Hi apa kabar blog ku, lama di tinggalkan ya? Emanglah males kok di piara si empunya ni Bukan males sih tapi lagi keasyikan baca, baca ebook yang di kasih sama sohib-sohib ODOP sama beberapa Novel yang saya beli hasil dari THR Benar-benar deh semuanya membuatku nggak ingat waktu Bahkan rela tidur jam satu malam untuk menyelesaikan satu dua novel yang sangat asyik Dan tra la la aku jatuh cinta sama cerita Perahu kertas, Sabtu bersama Bapak dan juga jatuh cinta sama sosok Dilan untuk cerita Dilan aku langsung penasaran dengan cerita Dilan 2 terus cari-cari di toko internet dan beli buku Dilan 2 di Tokopedia langsung baca sekali duduk juga tapi ending ceritanya membuatku patah hati dan membuatku nggak ingin membacanya lagi haduh parah nih bapernya Dan untuk cerita Perahu kertas Memang sih dulu aku pernah nonton filmya tetapi setelah baca sendiri novelnya..seru ya Ih baru baca Novel perahu kertas sekarang? Iya..dulu tahun 2009 sih udah de...

MUNGKIN PENERBIT SEDANG MELIRIK TULISANMU

Allah memang tidak akan memberikan kesia-siaan dari setiap kesempatan baik yang kita ambil. Kesempatan baik yang sebenarnya juga Allah tunjukkan agar kita mengambilnya, yang mungkin sekali itu adalah jalan terbaik yang di berikan Allah untuk menuju cita-cita kita. Saat ini saya memilih untuk bergabung di dua komunitas. Salah satunya adalah ODOP. ODOP ini adalah sebuah komunitas yang mengharuskan kita memposting tulisan di blog pribadi kita setiap harinya. Dan disaat tulisan ini saya ketik, ODOP generasi ke dua sudah berjalan selama 3 bulan. Meski pencetus berdirinya ODOP -Bang Syaiha- ini tidak secara langsung megajarkan teori-teori menulis, tetapi dengan sedikit “paksaan” yang di haruskan menulis setiap hari, membuat kita untuk selalu belajar menangkap ide dan menuangkannya dalam sebuah tulisan. Seperti semboyan beliau yang berbunyi “Menulislah untuk keabadian” atau “menulislah terus, kelak suatu hari nanti tulisanmu akan menemukan jodohnya”. Memang wahasil dengan sedikit “p...

KUNANG-KUNANG

Membaca blog mbak Ciani Limaran saya merasa tergelitik. Menelisik diri kembali. Berawal dari niat diri untuk membumikan semangat menulis setiap hari akhirnya bergabung dengan gru p ODOP. www.pixabay.com