12
  
Google Image


"Aku tahu mbak, jika ini akan terjadi. Aku tahu posisiku dan posisinya" ujar gadis manis di depanku dengan suara sendu. Aku pun hanya terdiam, aku hanya ingin mendengar keluh kesahnya. Meski ini bukan pertama kalinya dia curhat padaku.

"Tetapi mengapa dia tidak pamit kepadaku, bukankah dia bisa bilang kepadaku kalau dia pamit untuk sementara waktu, pamit dari kehidupanku. Aku bisa mengerti, meski berat" ujarnya lirih. Gadis manis itu sebut saja Rani.
Aku masih terdiam. Aku menyimpulkan jika hubungannya itu sungguh rumit. Pun bahkan Rani tidak menyadari jika dia sebenarnya jatuh cinta kepada lelaki itu. pun lelaki itu juga memiliki rasa yang sama. Lelaki yang tanpa sengaja di temuinya di sebuah seminar. Berawal mula dari pesan BBM, hingga mereka terlibat hubungan yang begitu dekat. Rani terlanjur jatuh hati, tetapi tidak mungkin untuk diterusi. Karena lelaki itu sudah beristri. Sayangnya lagi aku mengenal lelaki itu. Dia teman lamaku, pun aku mengenal Rani darinya. Di perkenalkan ketika bertemu di acara seminar yang sama. Ketika ku pergoki mereka sedang bercanda tanpa sengaja.

Masih ingat ketika Rani selalu penuh semangat bercerita tentangnya. Cerita tentang mulut manis dan rayuan gombal yang disampaikan lelaki itu padanya. Sebenarnya aku merasa geram terhadap mereka. Terlebih kepada lelaki yang sedang lupa statusnya. namun tidak mudah menasehati manusia yang sedang di rundung cinta buta.

Suatu hari Rani bertanya mengapa lelakinya tiada kabar berita. Tentu aku tidak tahu. Ku kembali bertanya pada Rani, ada apa sebenarnya? Mengalirlah cerita dari nya jika Istri lelaki itu mengetahui hubungan mereka. Dan rasanya ingin memarahi mereka berdua ketika mereka berkata bahwa hubungan mereka hanyalah sebatas kakak adik. Tak ada hubungan kakak dan adik untuk laki-laki dan perempuan asing, batinku kesal. Dan tidaklah salah jika istri lelaki itu merasa cemburu kepada suaminya, ketika di tengah malam buta di telpon seorang wanita asing dan tubuh lelakinya menjauh ketika menjawab panggilannya. Bahkan ketika dtunjukkannya kepadaku isi BBM mesra lelaki itu lewat BBM. Ah Wajar jika istri lelaki itu terbakar hatinya dan ingin pergi menjauh dari lelakinya.

Lelaki itu akhirnya menjauh dari Rani. Rani terluka. 

Ah lelaki, janganlah pernah memercikan api di hati wanita jika kamu tidak bisa memadamkannya. Dan Wanita, jagalah kehormatanmu. Jangan mudah tergoda oleh rayuan gombal lelaki asing yang datang padamu.



#ODOP Menulis setiap hari





Post a Comment

  1. Jangan main api nanti terbakar hehe

    ReplyDelete
  2. Lelaki jangan main api yaa..
    Kalo perempuan, harus bisa bermain api..kl ga bisa,mau makan apa suami n anakmu?? Wkwkwk

    ReplyDelete
  3. Waw ternyata bahaya juga ya main api itu ?

    ReplyDelete
  4. wkwkwkwk..mb nia bener, kita wanita tiap hr main api ya, masak euy

    ReplyDelete
  5. hmm... jangan-jangan memang wanita yg suka main api, & laki-laki yg berperan mengobarkan atau memadamkannya.... #patut direnungkan...

    ReplyDelete
  6. Tuh, Lang. Ingat pesan Emak, jangan main api. Hehehe

    ReplyDelete
  7. All@aku bukan lelaki asing loh ..
    Hehee

    ReplyDelete
  8. dan mas heru segera memberikan klarifikasi diri.. hahaha

    ReplyDelete
  9. Iya..lelaki yg gak boleh main api.

    ReplyDelete
  10. Bukan perpisahan... Namun awal perjumpaan yg aku sesalkan...

    Bagus sekali postingannya.

    ReplyDelete
  11. Dari pada main api mending main kembang api. :D

    Komennua kocak-kocak pada.

    ReplyDelete
  12. Menjaga dari hal yang tidak seharusnya. Berada di zona aman lebih menyelamatkan... :)

    ReplyDelete

 
Top