9


www.pixabay.com

Pagi ini saya di buat tercenung dengan pertanyaan si bungsu. Tiada angin dan tiada hujan tiba-tiba si kecil bertanya “Ummi, kenapa nenek sudah tua tetapi belum mati?”.
Hatiku terperanjat, aku diam seketika. Semenit dalam lengang. Kemudian aku mencoba tersenyum padanya dan ku jawab,”Mati itu kita nggak tahu dik, yang tahu hanya Allah.”
Kembali si bungsu bertanya, “Kenapa yang tahu itu hanya Allah mi?”

“Karena Allah yang menciptakan kita” . Setiap jawaban ku beri, setiap itu pula pertanyaan baru muncul darinya.


Sepanjang hari  pertanyaan si Bungsu yang murni tiba-tiba, tanpa ada pencetusnya terlebih dahulu membuat diriku berfikir. Bekal apa yang telah kuberikan pada anak-anak jika kematian menjemputku nanti? Bisakah aku mendidik mereka dan kemudian ketika aku mati bisa mewasiatkankepada anak-anakku seperti yang diwasiatkan Luqmanul hakim kepada anak-anaknya?
Yang telah di abadikan dalam Alqur’an surat Luqman ayat 13 yang artinya
“Dan ingatlah ketika Lukman berkata kepada anak-anaknya,ketika dia memberi pelajaran kepadanya”wahai anakku janganlah engkau menyekutukan Allah, sesungguhnya menyekutukan Allah adalah suatu kedzzaliman besar.”

Atau Qs Luqman ayat 16 yang artinya
“(Luqman berkata), Wahai anakku! Sungguh jika ada (suatu perbuatan) sebesar biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di bumi, niscaya Allah akan memberinya balasan. Sesungguhnya Allah Maha halus dan Maha teliti.

Atau Qs Luqman  ayat 17 yang artinya:
“Wahai anakku! Laksanakan shalat dan suruhlah manusia berbuat ma’ruf dan cegahlah mereka dari yang mungkar. Dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting.

Membaca arti dari ayat-ayat Alquran tentang nasehat-nasehat Luqman kepada anak-anaknya, saya hanya bisa mengambill kesimpulan bahwa seharusnyalah kita mewasiatkan kepada anak-anak kita untuk selalu berbuat kebaikan, untuk selalu menunaikan sholat, untuk selalu ber amar ma’ruf nahi munkar, dan untuk selalu bersabar dalam setiap perkara.

             Sungguh suatu wasiat yang indah.



#ODOP semangat menulis setiap hari

Post a Comment

  1. Mbak Wiwid pas banget sih.
    Baru aja td tilawah bc QS Al Anbiya ayat 35.
    Eh skrg bc tulisan mba Wiwid jd mikir. "Bekal apa yg telah kupersiapkan?"

    Thaks sudah mengingatkan mbak.

    ReplyDelete
  2. diingatkan oleh mb wid, makasih mb

    ReplyDelete
  3. diingatkan oleh mb wid, makasih mb

    ReplyDelete
  4. Sepatuu... anak2 kita memang ladang madrasah untuk orang tuanya

    ReplyDelete
  5. Sepatuu... anak2 kita memang ladang madrasah untuk orang tuanya

    ReplyDelete
  6. Mengena bun... Mksii sdh diingatkan

    ReplyDelete
  7. menginspirasi. makasih mba.

    ReplyDelete
  8. Semoga saya berkesempatan menjadi ibu dan meninggalkan anak-anak yang sholeh/sholehah.

    ReplyDelete

 
Top