9
      
www.manimux.com
      Hari berganti begitu cepatnya. Detik waktu berlalu menggilas waktu. Ketika beranda facebook teman-temanku di penuhi pose -pose bahagia saat-saat liburan.
      Aku sesekali ingin menikmati hari. Berkeliling mengitari separuh bumi, atau bahkan seluruhnya. Ingin menginjakkan kaki ke negeri sakura lebih tepatnya. Menikmati gunung Fuji dan berbagai pemandian air hangat seperti yang terlihat di media.
Untuk kesana aku harus rela duduk di perut burung besi selama tujuh jam. Harus rela menghabiskan satu bulan gajiku hanya untuk membeli tiket setengah perjalanan, belum termasuk tiket kepulangan. Dua bulan gaji perlu ku habiskan hanya untuk dua lembar tiket perjalanan. Lalu bagaimana aku makan, membayar listrik, membayar kontrakan dan beberapa hutang yang harus dibayarkan?
Ah, untuk apa aku kesana? Sedang negeri sendiri belum semuanya kujelajahi. Bahkan ketika uang tabungan tak cukup untuk menambal uang makan, uang lstrik dan uang kontrakan. Hanya untuk beradu tanding menggugah foto selfie dinegara tempat liburan, agar di anggap kaya dan kekinian. Bahkan mungkin di negeriku sendiri ini masih banyak yag kelaparan dan tdak bisa berteduh dengan nyaman dari air hujan dan sengatan panas matahari yan tak tertahan.
Akhirnya kuseduhlah kopi hitam, diantara hatiku yang agak merana dalam kegalauan. Headset Samsung kusumpal di telinga, mendengarkan tembang-temban lawas di andoridku yang telah usang. Ku buka satu buku travelling setebal 300 halaman. Hadiah dari seseorang ketika aku memenangkan sebuah kuis, kuis dengan pertanyaan utnk menyebutkan sebuah impian disertai dengan sebuah alasan.
Kini aku berada di negeri tempat Lee Min Ho dilahirkan. Korea selatan. Negeri cantik tempat dilahirkannya artis-artis  dengan tampang yang menawan. Aku mengetahuinya setelah melihat drama korea yang kutonton disalahsatu saluran tv kemarin malam.
Ah buku memang menakjubkan, dia seperti pengganti burung besi yang bisa menerbangkan aku ke tempat impian. Atau setiap aku galau dengan kekinian yang semakin membuatku terlihat tidak rupawan, tiba-tiba buku bisa menerbangkanku melintasi benua. Ia langsung memberangkatkanku menerjang intas batas, menyeruduk berlaksa lintas waktu.
Orang dengan kemampuan bepergian terbatas sepertiku, kendaaranku adalah buku. (END)

#tulisan refleksi

Post a Comment

  1. Replies
    1. Terimakasih kembali intan...

      BTW kenapa terimakasih?

      Delete
    2. karena merasa tersentil dan termotivasi.. about Japan and read the book... :3

      Delete
  2. Asyiiik.. Hanya dengan buku kita bisa menjelajah yaa mbak wid

    ReplyDelete
  3. Aseek.. libur telah tiba..
    Hore..hore.. horee..

    ReplyDelete
  4. Menjelajah dengan buku, tinggal duduk dan nikmati sensasinya... Mantaaap

    ReplyDelete
  5. Duduk santai, sembari ngopi.. Ditemani buku tentu banyak inspirasi yg di dapat ya mba Wid :)

    ReplyDelete
  6. Duduk santai, sembari ngopi.. Ditemani buku tentu banyak inspirasi yg di dapat ya mba Wid :)

    ReplyDelete

 
Top