Skip to main content

Pesta Sesungguhnya

google search

Bagaimana keadaan kotamu? Mari sini kuceritakan sesuatu.  Kotaku yang tak akan sama dengan kotamu. Di sini tak ada hiburan yang lebih meriah selain kembang api raksasa dan dentuman peluru yang melintasi langit-langit di antara tatap mata yang tak mampu terpejam. Anak-anak dan wanita-wanita yang terjerembab dalam liang luka, pada ceruk yang remuk. Air mata yang mulai mengering. Sedu sedan seperti nyanyian usang. Berpelukan dalam gigil malam.
Mahluk-mahluk di tepi jalan dengan moncong senapan. Seonggok daging yang berdiri tanpa nurani. Kotaku yang kini berwarna merah. Darah mengalir, anyir. Angin mengumpulkan tulang belulang yang berserak. Tak ada kain kafan. Tak ada nisan. Tak ada kuburan.

Perut-perut membusung. Cacing-cacing menjerit. Kerongkongan yang tercekik. Kaki tertatih melawan angkara. Dengung-dengung dikepala yang menyanyikan hymne kemenangan.

#TantanganOdop8

Comments