20
www.pixabay.com

Aku belum tahu maknanya
Ketika Tuhan mempertemukanku kembali denganmu
Satu dasawarsa lebih telah berlalu
Ketika ingatanku pun sudah luruh melupakan bayangmu
Hingga ketika waktu
Tanpa sengaja mempertemukanmu lagi
Tiba-tiba hatiku tersayat kembali

Kamu tahu rasanya hati yang terluka?
Seperti luka kulit kita yang permukaannya sembuh
Tetapi tetap meninggalkan parut dikulit ari nya
Bahwa luka itu tak pernah sembuh sesungguhnya

Ah aku tidak menampik takdir
Hanya caramu yang membuatku getir

Aku sudah tahu kini
Takdirku lebih baik dari yang ku kira
Meski luka itu sedikit terbuka
Dengan mempertemukanmu
Begitulah cara Tuhan menyembuhkan lukaku
Karena aku kini tahu siapa dirimu


#ODOP menulis setiap hari

#Aku nggak berhasil nulis analogi

Post a Comment

  1. aku maafkan mb wid, klo ga bisa nulis analogi, hihihi, apa hubungannya yaaa

    ReplyDelete
  2. Itu sudah termasuk analogi mbk Wid... ^^

    ReplyDelete
  3. Luka, bingung mau menulis apa... hehehe

    Nah loh

    ReplyDelete
  4. Lha aku baper mode on... kenapa hari ini aku baperan yah?

    ReplyDelete
  5. Bagus gini kok Mba tulisannya. Semangaaaattt...semangaaaattt!!!!

    ReplyDelete
  6. Itu sudah ada Analoginya ..
    Aku jg masih gagal beranalogi.
    #PokokeNulis

    ReplyDelete
  7. -no comment-


    *sy jg bingung buat analogi 😁

    ReplyDelete
  8. Ah mba wiwid suka nggak pedean dech... puisinya itu loh baper banget... aku jadi teringat pada seseorang yang telah meminjam serelung hatiku begitu lama dan belum dia kembalikan sampai sekarang. Seperti barang di pegadaian yang tersimpan sepi karena tak ada yang menebusnya dan saat lelangpun tak ada yang mau membelinya. Jangan kau gadaikan hatiku wahai Cinta... aku sudah ada yang punya. assekkk...

    ReplyDelete
  9. Ah mba wiwid suka nggak pedean dech... puisinya itu loh baper banget... aku jadi teringat pada seseorang yang telah meminjam serelung hatiku begitu lama dan belum dia kembalikan sampai sekarang. Seperti barang di pegadaian yang tersimpan sepi karena tak ada yang menebusnya dan saat lelangpun tak ada yang mau membelinya. Jangan kau gadaikan hatiku wahai Cinta... aku sudah ada yang punya. assekkk...

    ReplyDelete

 
Top