www.pixabay.com Aku sudah mati rasa. Hatiku sudah tidak bisa merasakan sedih, marah dan bahagia. Dan kamu masih saja tidak berubah. Tidak pernah menganggapku ada. Aku sebenarnya ingin mengabaiknmu. Tetapi tetap saja cinta yang mengalir di darahku tidak bisa mengabaikanmu begitu saja. “Jika kau memang serius dengannya, bawa dia padaku!” ucapku padanya di lain waktu. “Aku masih belum memikirkan pernikahan dengannya,” Jawabmu ringan. “Jadi hubungan apa yang kalian jalin sejauh ini?” Kamu terdiam tanpa jawaban. “Apakah kamu tidak takut pada Tuh...
Mari menari bersama kata-kata dan imajinasi